farhahzaba

Wednesday, December 28

demi Satu.

satu
demi satu
demi yang satu
menghentak almari jiwa
melutut
terduduk
tulang belakang melengkung
berhujan mata
bengkak
bertakung
nafas terdera sedu
telanlah aku kulimu
ikatlah aku khadammu
sampai hujung nyawaku
sampai habis jasadku.

28Dis11
melukis warna jingga.

untuk diriku sebagai peringatan.

No comments:

Post a Comment

ujar saja jika perlu.